Konsep Dasar Jaringan Komputer Dan Komunikasi Data


Menelaah Konsep Dasar Jaringan Komputer

Konsep Dasar Jaringan komputer merupakan rangkaian sistem yang berpadu dari beberapa sub sistem dasar yaitu Sistem Komunikasi dan protokol komunikasi yang membentuk sebuah saluran yang terkait dan saling mendukung satu sama lainnya untuk tujuan sharing data, sharing perangkat.

Berikut dijelaskan 2 sub sistem yang memebentuk satu konsep dasar jaringan komputer:

Sistem Komunikasi

konsep dasar jaringan komputer

konsep dasar jaringan komputer

Sistem komunikasi merupakan perpaduan beberapa sistem  yang terbangun  dari transmisi sinyal, pembawa sinyal atau diistilahkan carrier, serta protokol komunikasi. Transmisi sinyal dapat saja berbebentuk analog maupun digital yang memerlukan media sebagai penerus sinyal (carrier), dapat berupa kabel, gelombang radio (RF), cahaya, dll. Untuk dapat menyampaikan data sistem komunikasi juga memerlukan aturan (rule/protocol).

Protokol Komunikasi

Protokol komunikasi (communication protocol) adalah seset aturan yang dipakai sebagi pengontrol pertukaran data antar simpul (node), contohnya komputer. Pengaturan tersebut mencakup proses inisialisasi, verifikasi, cara berkomunikasi, dan cara mengakhiri komunikasi.

Bagaimana Konsep Dasar Jaringan Komputer itu?

Jaringan komputer (computer network) dapat didefinisikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi. Lihat Jaringan komputer

Secara konseptuil, jaringan komputer adalah suatu jaringan kerja berbasis pada komputer yang terdiri dari simpul-simpul (nodes) yang terjalin satu sama lain, baik menggunakan wire (kabel) ataupun Wireless (tanpa kabel). Setiap simpul akan berperan sebagai stasiun kerja (workstation). Suatu simpul dapat berperan sebagai penyedia layanan (service provider) atau server yang mengatur fungsi-fungsi tertentu dari simpul- simpul lainnya.

Konsep Dasar Jaringan Komputer dan Komunikasi Data

Perbedaan mendasar dari konsep jaringan komputer dan komunikasi data adalah:

Komunikasi data condong pada keandalan dan efisiensi transfer sejumlah bit-bit dari satu titik ke tujuannya. Sedangkan  Jaringan komputer memerlukan atau mempergunakan tekhnik komunikasi data namun lebih mementingkan arti dari tiap bit dalam proses pengiriman hingga diterima di tujuannya.

Jaringan Komputer sebagai sebuah Konsep

Perlunya Jaringan komputer memungkinkan efisiensi penggunaan sumberdaya jaringan yang tinggi dengan cara sebagai berikut:

Share atau berbagi sumberdaya  (resource  sharing)  dimana  sumberdaya  jaringan  seperti  koneksi jaringan Internet, printer, dan lain-lain, dapat berbagi pakai secara bersama-sama. Sebuah jaringan komputer yang memiliki sebanyak, misalnya, 50 simpul, tidak memerlukan sediaan satu printer untuk setiap simpul. Cukup siapkan satu atau lebih printer yang terhubung ke jaringan untuk berbagi pakai bersama. Demikian pula dengan sumberdaya lainnya.

Berbagi file (file sharing) seperti file citra (image), lembar kerja (spreadsheet) dan dokumen yang dipergunakan bersama-sama. File dapat disimpan ke satu atau lebih simpul untuk kemudian diakses oleh pemakai dari simpul yang lain. Dengan demikian harddisk atau media penyimpan lainnya dapat dihemat ataupun digunakan untuk kepentingan lain. Hal ini juga memungkinkan data tetap up-to-date dan terintegrasi.

Berbagi aplikasi (application sharing) yang dipasang (install) pada satu atau lebih simpul juga dapat dipakai secara bersama-sama. Seperti halnya dengan data sharing, kemampuan untuk melakukan application sharing dapat menghemat pemakaian harddisk. Selain itu, hal ini juga memungkinkan pamakaian software yang versinya seragam. Permainan komputer (computer game) merupakan application sharing yang populer

Jaringan memungkinkan transfer file  secara cepat.  Tanpa jaringan, transfer file  biasanya dilakukan dengan menyalinnya ke  disket,  atau  CD,  atau  media penyimpan lainnya, dan kemudian dibawa ke komputer lainnya. Cara yang terakhir ini umumnya sangat lambat.

Jaringan  dapat  menghemat  biaya  pengadaan  perangkat  lunak  karena  berbagai  potongan diberikan oleh  deplover jika membeli perangkat lunak untuk dipakai di jaringan. Selain keuntungan finansial, pemutakhiran perangkat lunak dapat dilakukan dengan cepat karena cukup dilakukan sekali saja, yaitu di komputer server, bukannya di masing-masing simpul.

Jaringan juga memungkinkan penerapan security police atau kebijakan keamanan yang seragam dan terpadu. File dan program dapat ditandai sebagai “rahasia” atau “dilarang untuk disalin” sehingga mengurangi risiko pembajakan atau pembuatan salinan ilegal. Kata-sandi (password) juga dapat diberlakukan untuk proteksi jaringan dari akses oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Demikian sekilas Konsep Dasar jaringan komputer, semoga bermanfaat