13 Cara Mengecek Virus Pada Laptop Paling Mudah


Cara mengecek virus pada laptop bisa dilakukan dengan banyak jalan. Virus komputer adalah aplikasi yang mengganggu kinerja laptop atau komputer. Virus ini bahkan dapat merusak perangkat komputer, laptop, maupun netbook anda. Virus dapat masuk ke laptop disebabkan oleh transfer file melalui flasdisk, penginstalan aplikasi, maupun melalui internet. Yang diserang virus adalah sistem operasi, bahkan hingga kerusakan hardware.

Virus banyak sekali jenisnya, misalnya seperti Trojan, Worms, Web Scripting Virus, Multipartite Virus, FAT Virus, Companion Virus, Directory Virus, Polymorphic Virus, dan sebagainya. Masing-masing virus memiliki karakteristik tersendiri. Misalnya bagaimana untuk menghapus virus Trojan, cara menghapus virus browser, dan sebagainya. Karena itu banyak antivirus yang dibuat sebagai alternatif pembasmi virus komputer. Antivirus pun harus diupdate secara teratur untuk dapat menscan virus yang juga terus berkembang jenisnya.

Untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri laptop yang terkena virus dan cara mengecek virus pada laptop, anda bisa memperhatikan hal-hal berikut ini :

1. Kapasitas kosong hardisk berkurang

Ketika virus telah menginstal dirinya sendiri dalam laptop anda, otomatis virus tersebut akan mengambil kapasitas free space pada hardisk laptop anda. Bahkan kapasitas kosong hardisk anda bisa saja habis terpakai virus-virus ini.

2. Banyak file anda yang rusak atau corrupt

Salah satu akibat yang paling umum dari virus adalah rusaknya file dalam laptop. Selain menginstal diri sendiri dan memakan kapasitas hardisk, virus dapat masuk ke dalam file anda dan menggantikannya sehingga anda tidak dapat mengakses file tersebut. Jika anda tetap mengakses file-file tersebut, kemungkinan virus akan menyebar dan merusak file-file yang lain.

3. Hardisk menjadi corrupt

Bukan hanya file saja yang bisa corrupt karena virus. Virus juga bisa menyebabkan hardisk anda mengalami corrupt. Hardisk yang seperti ini biasanya ditandai dengan format hardisk yang terkunci. Dengan begitu otomatis anda tidak bisa mengakses hardisk anda. Jika virus tidak segera dihilangkan, maka kemungkinan anda bisa kehilangan hardisk beserta isinya.

4. File hilang atau ter-hidden

File-file hilang, tetapi kapasitas hardisk tidak berkurang. Ini bisa menjadi salah satu ciri komputer anda terjangkit virus. Cara mengecek virus pada laptop anda bisa mengecek apakah file anda benar-benar hilang atau hanya terhidden. Jika kapasitas hardisk anda masih sama dengan semula, kemungkinan besar file-file tersebut tidak terhapus dari komputer anda. Hanya saja anda tidak bisa mengaksesnya karena tersembunyi dengan sendirinya.

5. Kinerja laptop menjadi lambat

Laptop lemot atau lambat banyak sebabnya. Jika anda memiliki laptop yang biasanya memiliki kinerja yang bagus dan cepat, tetapi tiba-tiba melambat, anda harus segera waspada. Karena hal tersebut adalah ciri-ciri laptop yang terkena virus. Lambatnya laptop ini bisa karena virus telah memenuhi kapasitas hardisk anda dan memori RAM laptop anda. Jika memori RAM penuh, otomatis laptop anda tidak akan secepat biasanya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1495635998525-2’); });

6. Laptop yang restart sendiri

Laptop yang overwork bisa mengalami restart otomatis untuk menghilangkan beban kerjanya. Laptop yang terjangkit virus kemungkinan besar bisa mengalami hal ini karena virus telah menguras memori laptop yaitu memori RAM maupun hardisk. Selain karena virus, anda harus tahu penyebab laptop restart sendiri sehingga anda bisa memastikan apakah hal tersebut karena virus atau bukan.

7. Ada aplikasi atau program yang tidak bisa berfungsi

Beberapa program pada laptop atau komputer memangmudah terkena virus. Atau mungkin ada beberapa virus yang memang bertugas merusak program-program tertentu. Jika program tersebut rusak, anda bisa menginstal kembali. Namun jika rusak lagi, maka tidak diragukan lagi, ada virus dalam laptop anda.

8. Antivirus off mendadak

Virus menyerang antivirus? Bisa saja terjadi. Ini jika antivirus anda sangat jarang terupdate. Setelah mematikan antivirus, virus akan menyerang file yang lain dalam laptop anda. Pakailah antivirus premium untuk laptop anda untuk mencegah hal ini terjadi. Selain itu, rajinlah meng update antivirus anda.

9. Muncul pesan atau notifikasi yang aneh

Ini terjadi biasanya saat anda menyalakan laptop anda, dan tiba-tiba muncul pesan yang tidak biasa. Pesan ini kadang memakai bahasa Rusia atau Mandarin yang tidak bisa dipahami. Pesan ini akan sangat mengganggu aktivitas anda saat menggunakan laptop.

10. Ada file yang aneh dalam laptop

Ini adalah salah satu ciri laptop terjangkit virus yang paling umum. File aneh itu berupa .EXE, .CONF, dan sebagainya. Jika anda mengakses file ini, bisa jadi virus akan langsung menyebar ke laptop anda.

11. Program laptop berjalan tanpa perintah

Salah satu ciri laptop yang terkena virus adalah beberapa program laptop jalan sendiri. Anda bisa saja menguninstal program tersebut, tapi itu tidak menjamin virus di laptop anda tidak menyerang program yang lainnya.

12. Tidak bisa masuk windows

Virus yang menyerang sistem operasi menyebabkan anda tidak bisa masuk windows ketika menyalakan laptop. Karena anda tidak bisa masuk windows, anda tidak akan bisa memeriksa apakah yang terjadi di laptop anda. Tetapi anda bisa memanfaatkan safe mode untuk hal ini.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1495635998525-3’); });

13. Lampu hardisk yang menyala terus menerus

Jika virus menyerang hardisk, inilah yang terjadi. Ketika virus memakan kapasitas hardisk anda, hardisk akan lambat bekerja karena memori yang penuh. Lampu indikator hardisk menunjukkan bahwa hardisk laptop anda sedang tidak normal atau memiliki beban kerja yang lebih besar dari biasanya.

Itulah beberapa ciri laptop yang terkena virus. Jika laptop anda mengalami hal-hal di atas, segeralah hilangkan virus dengan antivirus yang terbaik. Antivirus yang baik adalah yang berbayar dan selalu update. Apakah harus menunggu ciri-ciri di atas jika ingin mengetahui laptop yang terkena virus. Tentu saja tidak. Ada cara-cara mengecek virus pada laptop seperti berikut ini :

  1. Klik ikon start pada taskbar laptop anda. Start – Run – cmd. Anda akan menuju lokasi C:Documents and settingsnama_user. Jika anda masuk ke lokasi tersebut, anda harus mengganti lokasi ke system32.
  2. Ketikkan C:windowssystem32 untuk menuju lokasi system32.
  3. Ketik setup lalu tekan Enter.
  4. Akan ada notifikasi “Please go to the Control Panel to install and configure system components” jika laptop anda bebas dari virus.
  5. Jika laptop anda langsung mati atau hang atau restart sendiri, maka bisa dipastikan laptop anda telah terkena virus.

Itulah beberapa cara mengecek virus pada laptop. Untuk menghilangkan virus, anda bisa masuk melalui safe mode. Dengan demikian, anda harus mengetahui cara masuk ke safe mode. Setelah itu, pastikan anda menginstal antivirus yang baik. Namun ada beberapa cara menghilangkan virus tanpa antivirus yang perlu anda coba. Jika anda tidak ingin kehilangan file-file anda, bisa mencoba cara menghilangkan virus di laptop tanpa instal ulang.